Senin, 12 Agustus 2019

Puisi : Pahlawan Bangsa



Sejak dulu kita kenal dengan namanya pahlawan. Ketika mendengar kata pahlawan, bayangan kita selalu merujuk pada sosok pejuang gagah berani melawan penjajahan. Mereka berjuang mati-matian. Berperang, berlumur darah, terseok-seok sudah menjadi makanan sehari-hari. Mereka mengorbankan diri, meninggalkan keluarga dan sanak saudara. Bahkan tak sedikit dari mereka yang gugur di medan peperangan. Mereka tidak butuh kekuasaan, hanya sedikit harapan yakni bisa merasakan kebebasan, indahnya kemanusiaan dan menggapai suatu kemerdekaan. Maka memang benar, merekalah Sang Pahlawan, Pejuang Kemerdekaan yang harus selalu kita kenang dan kita pertahankan.
.
Akan tetapi itu tempo dulu kawan. Mereka berjuang dengan sejuta risiko yang sangat sulit kita lakukan. Lantas, apakah waktu sekarang kita tidak bisa menjadi pahlawan?
.
Tentu SANGAT BISA kawan !
.
Pahlawan tidak bermakna cukup sampai era tertentu. Pahlawan memiliki makna yang tak terbatas oleh waktu--hanya saja realisasi bertransformasi sesuai perkembangan situasi dan kondisi. Makna pahlawan era sekarang adalah suatu bentuk kesadaran dan mengerti arti kemerdekaan dari Sang Pejuang Kemanusiaan. Maka dengan kesadaran dan pemahaman tersebut, diri kita menjadi tergugah. Kita mulai bergerak ke segala arah di era millenial sekarang. Kita harus menjadi generasi yang cerdas. Akan sangat sulit  melawan, jika kita memiliki sedikit modal. Oleh karena itu, persiapkan modal dan terus mengasah potensi diri dengan bercengkerama bersama kehidupan, tak harus melulu dari pendidikan.
.
Pahlawan millenial ialah mereka yang merendahkan kebesaran. Mereka hanya berjuang dengan niat tulus mengabdikan diri pada warisan kehormatan. Mereka bergerak ke segala bidang, mulai dari arena kejuaraan dengan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia, hingga pejuang keadilan demi terwujudnya kesejahteraan. Mereka para pahlawan juga menghalau popularitas, terus berkarya untuk Bangsa Indonesia tanpa mengenal ambang batas.
.
.
Salam dari saya,
M. Khakim Maulana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DISKUSI MATERI 2

...