Senin, 12 Agustus 2019

Peran dan Problematika Teknologi Pendidikan Terhadap Mahasiswa PBA IAIN Pekalongan di Era Millenial


Oleh : M. Khakim Maulana

Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membawa tranformasi yang teramat besar di berbagai bidang kehidupan khususnya bidang pendidikan. Menurut Putra Wanda, seorang pengamat Teknologi Informasi di Candidate HRBUST China mengatakan bahwa penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan pendidikan nasional menjadi suatu keharusan di Lembaga Pendidikan. Keharusan itu dipicu oleh maraknya aktivitas globalisasi. Globalisasi juga telah mengubah kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Dengan masuknya efek globalisasi, pendidikan era milenial lebih bersifat dua arah, mampu bersaing dan produktivitas tinggi.
Sebuah disiplin ilmu yang sering disebut dengan Teknologi Pendidikan semakin berperan penting di era milenial. Tentu hal ini akan membantu aktivitas belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan dengan membuat, menggunakan dan mengelola proses dan sumber teknologi yang memadai. Di samping hal itu, Teknologi Pendidikan juga memperalih fungsi menuju terciptanya inovasi pembelajaran yang efektif dan efisien.
Sejalan dengan peran Teknologi Pendidikan, realisasi proses pembelajaran juga tidak mau ketinggalan di era milenial. Seorang dosen misalnya, di era ini seorang dosen mengalami transposisi yang semula sebagai pendidik kini menjadi seorang fasilitator berkat Teknologi Pendidikan. Transposisi ini mengakibatkan pada tuntutan kemandirian mahasiswa. Mahasiswa tak lagi terpaku pada materi yang disampaikan dosen, akan tetapi diharuskan mencari berbagai sumber referensi dan informasi guna menunjang proses pembelajaran. Sumber referensi dan informasi di era milenial juga mengalami transisi dari sekadar rak buku menjadi sumber berbasis digital. Sumber berbasis digital itulah yang menjadi bagian dari Teknologi Pendidikan era milenial yang telah disediakan lengkap dan tertata rapi untuk kemudahan mahasiswa.
Teknologi Pendidikan yang berkembang pada pembelajaran Pendidikan Bahasa Arab sudah semakin maju. Bisa dikatakan, pada setiap kompetensi dasar dalam bahasa arab sudah ada teknologi yang menunjang kompetensi dasar tersebut. Misalnya pada keterampilan Istima’ (mendengar) sudah ada laboratorium micro teaching, keterampilan Kalam (berbicara) sudah memanfaatkan teknologi audio-visual yakni penggunaan film berkonten bahasa arab, keterampilan Qira’ah (membaca) sudah disediakan jurnal-jurnal elektronik dan sebagainya.
Hadirnya Teknologi Pendidikan secara ideal sebenarnya banyak memberikan peran serta kemudahan bagi mahasiswa, akan tetapi realitas mahasiswa PBA IAIN Pekalongan terhadap pemanfaatan teknologi pendidikan masih cenderung minim. Jika diamati, ternyata masih banyak mahasiswa PBA IAIN Pekalongan angkatan 2017 yang belum melek teknologi internet. Sebagai contoh misalnya, ketika dosen memberikan tugas untuk mencari referensi artikel di dalam jurnal elektronik, mereka masih belum lihai dalam menemukan jurnal tersebut. Di samping belum  melek teknologi internet, kendala mereka justru pada kesulitan dalam mengoperasikan dasar-dasar komputer. Mereka yang belum mahir dalam mengoperasionalkan komputer disebabkan karena background mereka dari Pondok Pesantren Salaf yang belum memandang pentingnya teknologi. Selain karena basic pesantren, penyebab lain mereka memang belum mendapatkan pelatihan komputer secara intensif. Bisa saja sekolah yang dulu mereka singgahi tidak ada pelatihan khusus terkait komputer.
Sebagai upaya untuk membantu mahasiswa PBA IAIN Pekalongan dalam memanfaatkan Teknologi Pendidikan adalah pelaksanaan pelatihan komputer secara intensif. Melalui langkah ini, mahasiswa yang belum mahir akan diberikan teori sekaligus praktik tentang dasar-dasar komputer hingga mahir. Kedua, mahasiswa diarahkan agar menerapkan mindset bahwa teknologi sangat penting bagi seorang mahasiswa. Hal itu dapat dilakukan dengan menunjukkan kepada mahasiswa tentang keunggulan dan kemudahan menggunakan teknologi dalam proses belajar. Dengan begitu, mahasiswa akan terpacu untuk lebih giat lagi dalam mempelajari dan menguasai teknologi. Ketiga, seorang dosen perlu memberikan tugas-tugas yang berbasis teknologi secara kontinu kepada mahasiswa. Melalui tugas tersebut mahasiswa akan lebih sadar bahwa teknologi sudah menjadi hal yang urgen bagi manusia zaman milenial khususnya di kalangan mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DISKUSI MATERI 2

...